bukan semua kata dapat ditafsirkan rasa dan cinta
bukan semua situasi dapat digarapkan jadi sebuah puisi
hiba tawa bukan aku yang tentukan
datang dan pergi bukan aku yang jangkakan perjalanan ini..
jadi tunggu dan baca apa yang ada di akal ini
datang aku pada kamu bawa tawa tapi akhir ini
ya
akhir-akhir ini mengapa hiba yang aku rasa diembun pagi
dingin yang membawa bersama kekosongan
sepi juga menemani dalam konteks kehilangan
bicara melankolik yang memualkan lohong tekak
butir mutiara tawar dan hambar memenuhi bening jiwa
jatuh dan berderai sama seperti kecainya jiwa hati
terlalu hiba
hingga tersekat taipan butir huruf dan bercelaru susun kata yang mudah
asyik dengan kekeliruan hingga tanpa duga menyedari
di khalayak ramai aku kehilanganmu lagi
kesekian kali
dan meratap tangis agar kau kembali
mana mungkin kembalinya manusia yang terhebat
dan disayangi dia yang sempurna
ritorik sebuah fenomena bagi dia yang menentukan segalanya
lalu ratap tangis aku dibiar sepi
doa kali terakhir jangan ada lagi yang terhebat diambil
bukan tidak dihargai
hanya jauh dan mampu pandang saja
pergi kali ini aku redha seperti biasa saat kau ambil sama mereka dulu
yang tinggalkan aku kenangan abadi utuh dan hiba
redha dan pasrah
hidup tawanya entah bila....
inspirasi: buat mereka yang terhebat dimana saja yang pergi tanpa duga
ALFATIHAH
Tuesday, September 25, 2012
Wednesday, September 19, 2012
Botak
senyum tulus bukan bermakna dia jujur dalam menyapa kata
gelak tawa bukan bermakna kau mudah menyenanginya
sakit pelik dalam memahami bila dia membuka kata
kerna dihati ada satu rasa membuang jauh agar tidak diperdaya alpa
senyum hati aku sendiri..
terlalu melankolik bahasa
bila tahu segala yang berlaku dalam kelip mata tiga saat
hati yang menjawab hingga terlerai rasa hiba sayu
kerna kesekian kali ia 'wujud'
dan akan berlalu dengan segera seperti selalu
lalu aku
berlalu dengan memejam mata
... dan melepas pandang segalanya dengan tiada rasa dan kata
bosan dan kurang cermat
mungkin itu rumusan terakhir setiap perlakuan
mengimbau satu satu cara gaya yang terabur dan kabur
lalu hati kata dengan yakin
tinggalkan segalanya
walaupun dia atau kau tahu apa yang dirasai aku bukan satu rahsia
botakkan jawapan mereka
agar ia tradisi rahsia sampai kapan!
gelak tawa bukan bermakna kau mudah menyenanginya
sakit pelik dalam memahami bila dia membuka kata
kerna dihati ada satu rasa membuang jauh agar tidak diperdaya alpa
senyum hati aku sendiri..
terlalu melankolik bahasa
bila tahu segala yang berlaku dalam kelip mata tiga saat
hati yang menjawab hingga terlerai rasa hiba sayu
kerna kesekian kali ia 'wujud'
dan akan berlalu dengan segera seperti selalu
lalu aku
berlalu dengan memejam mata
... dan melepas pandang segalanya dengan tiada rasa dan kata
bosan dan kurang cermat
mungkin itu rumusan terakhir setiap perlakuan
mengimbau satu satu cara gaya yang terabur dan kabur
lalu hati kata dengan yakin
tinggalkan segalanya
walaupun dia atau kau tahu apa yang dirasai aku bukan satu rahsia
botakkan jawapan mereka
agar ia tradisi rahsia sampai kapan!
Subscribe to:
Posts (Atom)